Opini

Keindahan Desa Wisata Nglanggeran | Wisata Jogja

Keindahan Desa Wisata Nglanggeran | Wisata Jogja

Keindahan Desa Wisata Nglanggeran – Gunung Kidul adalah salah satu kabupaten di Yogyakarta, yang mempunyai banyak tempat wisata untuk dikunjungi. Tempat wisata yang terkenal di Gunung Kidul adalah wisata pantainya, tetapi perlu diketahui bahwa kabupaten yang satu ini mempunyai tempat wisata lain yang sangat sayang bila terlewatkan. Tempat wisata itu adalah desa wisata Nglanggeran.

Desa wisata Nglanggeran mempunyai 2 objek wisata, yaitu Embung Besar dan Gunung Api Purba. Gunung Api Purba sendiri merupakan gunung yang terbentu karena pembekuan magma, dan terjadi sekitar 60 juta tahun yang lalu. Gunung ini menjadi satu-satunya gunung purba yang ada di Yogyakarta, yang menarik banyak wisatawan untuk mengeskplorasi lebih jauh keindahannya. Puncak dari Gunung Api Purba tersebut adalah Gunung Gedhe yang mempunyai ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Untuk luas pegunungan sendiri mencapai 48 hektar.

 

Gambar Desa Wisata Nglanggeran

Untuk mencapai puncak gunung dibutuhkan waktu sekitar 1-1,5 jam, dengan medan yang cukup mudah untuk dilalui. Tempat yang sangat cocok untuk melihat pemandangan adalah di sebelah timur gunung, karena ditempat ini wisatawan dapat menikmati keindahan kota Yogyakarta. Dan bukan hanya itu, dari atas dapat terlihat jelas rumah penduduk, serta hijaunya persawahan dan lading.

Baca Juga : Tempat Wisata Alam di Yogyakarta

Selain Gunung Api Purba, yang menjadi daya tarik untuk desa wisata Nglanggeran adalah adanya embung besar. Embung ini sendiri sebenarnya adalah bangunan kolam yang seperti sebuah telaga, dengan ketinggian 500 meter dari permukaan laut.Embung di desa wisata Nglanggeran terbilang cukup luas yaitu 5.000 meter persegi, yang berfungsi untuk mengairi tanaman buah di sekitar embung.Dan biasanya ketika memasuki musim kemarau, embung ini dimanfaatkan oleh para petani untuk megairi sawah.

 

embung besar nglanggeran jogja

Waktu yang tepat untuk mengunjungi embung adalah pada waktu sore hari. Karena wisatawan dapat melihat pemandangan matahari terbenam, dan juga keindahan Gunung Api Purba yang memang letaknya tepat di seberang embung. Akses menuju embung juga terbilang mudah, karena pengelola sudah menyediakan tangga untuk mencapai atas embung.

Bukan hanya Gunung Api Purba dan Embung besar yang menjadi daya tarik desa wisata Nglanggeran. Karena desa wisata yang dikelola oleh Karang Trauna Desa Nglanggeran ini juga menyuguhkan wisata budaya. Wisatawan dapat belajar tentang budaya desa Nglanggeran seperti membatik topeng, membuat kerajinan dari janur, belajar tari tradisional, belajar menanam padi di sawah, belajar memasak masakan khas desa Nglanggeran, dan masih banyak kegiatan yang bisa dilakukan di desa wisata Nglanggeran ini.

Baca Juga : Menikmati Keindahan Curug Luweng Sampang

Desa wisata Nglanggeran terletak 25 km dari kota Yogyakarta, tepatnya di desa Nglanggeran, kecamatan Pathuk, kabupaten Gunung Kidul. Untuk menuju desa wisata ini, wisatawan cukup naik angkutan umum dari wonosari, dengan tariff Rp. 5.000 per orang.

Untuk wisatawan yang ingin menginap dan belajar tentang budaya desa Nglanggeran, pengelola menyediakan penginapan dan rumah penduduk dengan tariff yang cukup terjangkau. Itulah sedikit informasi mengenai Keindahan Desa Wisata Nglanggeran. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda.

Pencarian Keindahan Desa Wisata Nglanggeran

mentahan twmpat wisata,,mentahan tempat wisata,,Foto desa jogja,,hutan pinus dimalam hari,,foto gunung kidul zaman dahulu,,wisata satu jalur ke gunung kidul,,gambar desa jogja,,jarak antara pantai glagah ke kalibiru,,jarak gua pindul dgn kali biru,,kulinprogo,

Artikel Keindahan Desa Wisata Nglanggeran

Tags: Desa Wisata Nglanggeran, gunung api purba nglanggeran, gunung nglangeran, wisata alam gunung nglanggeran

Anas Urbaningrum

Dr. H. Anas Urbaningrum, S.I.P., M.Si. (lahir 15 Juli 1969) adalah Ketua Presidium Nasional Perhimpunan Pergerakan Indonesia yang dideklarasikan pada 15 September 2013. Sebelumnya, ia adalah Ketua Umum DPP Partai Demokrat dari 23 Mei 2010 hingga menyatakan berhenti pada 23 Februari 2013.[1]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button