Pendidikan

Contoh Kelompok Sosial Teratur dan Tidak Teratur di Masyarakat

Contoh Kelompok Sosial Teratur


keluarga

Salah satu contoh kelompok sosial teratur adalah keluarga, yang memiliki aturan-aturan yang jelas dan peran-peran yang terdefinisi. Keluarga merupakan kelompok sosial terkecil di dalam masyarakat, terdiri dari orang tua dan anak-anak yang tinggal dalam satu rumah tangga. Dalam keluarga, terdapat pembagian tugas dan peran yang diatur berdasarkan norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat.

Aturan-aturan yang ada dalam keluarga sering kali mencakup hal-hal seperti tata tertib rumah tangga, pembagian tugas domestik, dan penentuan peran tertentu bagi anggota keluarga. Misalnya, dalam keluarga tradisional Indonesia, biasanya ayah bertanggung jawab untuk mencari nafkah, sedangkan ibu bertanggung jawab untuk mengurus rumah tangga dan anak-anak. Anak-anak pun memiliki peran dan tanggung jawab mereka sendiri, seperti belajar dan membantu dalam pekerjaan rumah tangga.

Peran dan aturan ini membantu menjaga keharmonisan dan keteraturan dalam keluarga. Dengan adanya aturan-aturan yang jelas, anggota keluarga tahu apa yang diharapkan dari mereka dan bagaimana berinteraksi satu sama lain. Hal ini juga membantu menciptakan rasa saling menghormati dan saling memahami antara anggota keluarga.

Contoh lain dari kelompok sosial teratur adalah organisasi sosial seperti sekolah atau tempat kerja. Di sekolah, terdapat aturan-aturan yang mengatur disiplin, penampilan, dan keteraturan lainnya. Guru dan siswa memiliki peran dan tugas masing-masing, seperti mengajar dan belajar. Organisasi ini juga memiliki struktur hierarki yang jelas, di mana kepala sekolah atau direktur sebagai pemimpin utama yang bertanggung jawab atas operasional sekolah.

Sedangkan di tempat kerja, terdapat aturan dan peraturan yang mengatur tingkah laku, tata krama, dan kinerja karyawan. Setiap karyawan memiliki tugas dan tanggung jawab yang terdefinisi dengan jelas berdasarkan posisinya. Misalnya, seorang manajer bertanggung jawab untuk mengambil keputusan strategis dan memimpin tim, sementara seorang staf administrasi memiliki peran dalam mengurus administrasi perkantoran dan mendukung kegiatan operasional.

Dalam kelompok sosial teratur, penting untuk melaksanakan aturan-aturan yang ada dan mematuhi peran yang telah ditetapkan. Hal ini membantu menciptakan keteraturan, koordinasi, dan stabilitas dalam kelompok. Dengan adanya kelompok sosial teratur ini, tujuan dan kegiatan kelompok dapat tercapai dengan lebih efisien.

Anas Urbaningrum

Dr. H. Anas Urbaningrum, S.I.P., M.Si. (lahir 15 Juli 1969) adalah Ketua Presidium Nasional Perhimpunan Pergerakan Indonesia yang dideklarasikan pada 15 September 2013. Sebelumnya, ia adalah Ketua Umum DPP Partai Demokrat dari 23 Mei 2010 hingga menyatakan berhenti pada 23 Februari 2013.[1]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button